Polsek Belitang I Hadiri Kegiatan “Museum Masuk Desa” Tahun 2025 di Desa Sidorahayu, Angkat Kejayaan Sriwijaya untuk Dunia
OKU Timur – Kamis, 23 Oktober 2025
Dalam upaya melestarikan nilai-nilai sejarah dan memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat desa, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan bersama UPTD Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya menggelar kegiatan Museum Masuk Desa Tahun 2025 di Balai Desa Sidorahayu, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur.
Acara bertema “Sriwijaya untuk Dunia, Sriwijaya adalah Kita” ini berlangsung meriah dan penuh makna, dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, akademisi, serta masyarakat setempat.

Hadirnya Sinergi Pemerintah dan Polri dalam Pelestarian Budaya
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya:
Bupati OKU Timur diwakili oleh Asisten III, Sutris, S.E., M.M.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H. diwakili Kapolsek Belitang I AKP Johan Syafri, S.E.
Plt. Kadis Kebudayaan & Pariwisata Prov. Sumsel diwakili Kepala UPTD Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya, Nur Yasin, S.E., M.Si.
Kadis Disporapar OKU Timur, Camat Belitang H. Agustoni Zaini, S.E., Camat Buay Madang Timur M. Andrei, S.I.P., serta perwakilan dari Koramil Belitang dan Koramil Buay Madang.
Turut hadir pula Kanit Intel Aiptu Abdul Rahman, Bhabinkamtibmas Aipda Anderi Alpani, S.E., Kades Sidorahayu Nurokim, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Belitang dan Buay Madang Timur.
Kehadiran jajaran Polsek Belitang I dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan Polri terhadap pelestarian budaya serta pembinaan masyarakat di bidang edukasi sejarah.
Menggali Jejak Sriwijaya dan Membangun Kesadaran Budaya Lokal
Acara dimulai dengan tari sambut, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta laporan kegiatan Museum Masuk Desa.
Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bupati OKU Timur yang secara resmi membuka kegiatan tersebut. Setelah prosesi penyerahan cinderamata dan foto bersama, peserta disuguhkan tari kreasi Sriwijaya yang memukau.
Sesi utama kegiatan diisi dengan pemaparan materi sejarah dan arkeologi, di antaranya:
Dr. Wahyu Rizki Andhifani, S.S., M.M. membawakan materi “Temuan Prasasti Baturaja Situs Minanga dan Kemungkinan Adanya Tinggalan di Sekitar OKU Timur”.
Diah Anggraini Deliningtias, S.S. menyampaikan paparan “Menguak Kejayaan Masa Lampau di Museum Sriwijaya”.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengenal lebih dekat peninggalan sejarah yang ada di sekitar mereka serta pentingnya menjaga dan melestarikan warisan leluhur bangsa.
H3: Museum Masuk Desa, dari Edukasi Hingga Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Program Museum Masuk Desa memiliki tujuan utama untuk melestarikan budaya lokal, meningkatkan pendidikan nonformal masyarakat, serta menggerakkan ekonomi desa melalui pariwisata budaya.
Acara yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB ini berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif, disambut antusias oleh masyarakat dan para tokoh desa yang hadir.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran bersama bahwa warisan sejarah bukan hanya kebanggaan masa lalu, tetapi juga potensi besar untuk masa depan.
Polsek Belitang I melalui kehadirannya menunjukkan komitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang mengedukasi dan memperkuat persatuan masyarakat di wilayah hukum Polres OKU Timur. ️









