Brigadir Nopri Sambangi Kebun Cabai di Sumber Suko, Polsek Belitang I Terus Dorong Ketahanan Pangan Masyarakat
OKU Timur – Sabtu, 2 Agustus 2025
Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di tengah masyarakat. Salah satunya ditunjukkan oleh Brigadir Nopri, personel Polsek Belitang I, yang melaksanakan giat ketahanan pangan dengan menyambangi kebun cabai milik warga di Desa Sumber Suko, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat sekaligus mendorong semangat petani dalam menjaga produktivitas pertanian, khususnya komoditas cabai yang menjadi salah satu kebutuhan pokok rumah tangga.
Dalam kunjungannya, Brigadir Nopri berdialog langsung dengan pemilik kebun, meninjau perkembangan tanaman, dan memberikan motivasi agar tetap semangat meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti cuaca ekstrem maupun harga pasar yang tidak stabil.
“Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menjadi bagian dari penggerak pembangunan desa. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan kami siap mendukung setiap langkah petani,” ujar Brigadir Nopri.
Kebun cabai yang dikelola oleh warga Sumber Suko diketahui cukup produktif, dan hasil panennya menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarga petani. Dengan adanya perhatian dari aparat kepolisian, masyarakat merasa lebih diperhatikan dan semakin termotivasi untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
Kapolsek Belitang I, AKP Johan Syafri, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri yang bertujuan untuk menciptakan rasa aman sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin Polri hadir tidak hanya saat ada permasalahan, tapi juga saat masyarakat sedang berjuang membangun kehidupannya,” tegasnya.
Dengan semangat gotong royong, sinergi antara Polsek Belitang I dan para petani menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan desa yang tangguh, mandiri, dan sejahtera, sekaligus menjadi pondasi kuat bagi ketahan
an pangan nasional.









