Wujud Belasungkawa Institusi Polri Atas Wafatnya Tokoh Agama Romo Yohanes Fridhomulya
Sinergitas Tokoh Agama dan Kepolisian Ciptakan Suasana Sejuk di Tengah Kedukaan Masyarakat
Belitang – Menunjukkan rasa empati serta rasa solidaritas yang tinggi terhadap tokoh agama, jajaran Polres OKU Timur menghadiri prosesi persemayaman di Gereja Santa Maria Tak Bernoda, Desa Tegal Rejo. Pada Selasa pagi, 6 Januari 2026, Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H. yang diwakili oleh Kapolsek Belitang I AKP Johan Syafri, S.E. hadir langsung untuk memberikan penghormatan terakhir atas wafatnya Romo P. Yohanes A.M. Fridhomulya, SCJ. Kehadiran pimpinan polri ini merupakan bentuk nyata hubungan harmonis antara kepolisian dengan seluruh elemen umat beragama di wilayah Belitang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Romo Yohanes menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa dini hari di Rumah Sakit Charitas Belitang dikarenakan sakit. Dalam giat melayat tersebut, AKP Johan Syafri disambut oleh Romo Sukadi, SCJ beserta Ketua LP3KD Kabupaten OKU Timur, Bapak Ribut Setiadi. Kehadiran aparat kepolisian di tengah tengah jemaat yang sedang berduka memberikan kesan mendalam akan hadirnya negara dalam setiap momentum sosial kemasyarakatan, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten OKU Timur.
Hingga prosesi melayat berakhir pada pukul 09.45 WIB, situasi di lingkungan gereja terpantau sangat aman dan khidmat. Kapolsek Belitang I menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dari keluarga besar Polres OKU Timur kepada pengurus gereja dan jemaat yang hadir. Langkah humanis ini diharapkan dapat terus memupuk rasa saling menghargai dan menjaga toleransi yang sudah terjalin sangat baik selama ini di wilayah hukum Polsek Belitang I, sehingga stabilitas kamtibmas yang sejuk dapat selalu dipertahankan.









