Perangi Narkoba dari Akar: Ponpes Nurussalam Sidogede Jadi Tuan Rumah Sosialisasi P4GN Bersama Kesbangpol dan BNN OKU Timur
Belitang, 27 Mei 2025 — Langkah tegas dan preventif dalam memerangi bahaya narkoba terus digencarkan di Kabupaten OKU Timur. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar pada Selasa pagi (27/5/2025) di Pondok Pesantren Nurussalam, Desa Sidogede, Kecamatan Belitang.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut menghadirkan beragam narasumber dari unsur pemerintah, kepolisian, BNN, dunia pendidikan, hingga tokoh agama. Tujuannya satu: menanamkan kesadaran dan pemahaman mendalam kepada generasi muda tentang bahaya narkoba dari berbagai sisi — hukum, sosial, hingga kesehatan dan spiritual.
Kolaborasi Lintas Sektor, Sinergi Untuk Generasi Bersih Narkoba
Hadir dalam kegiatan tersebut para perwakilan instansi penting, di antaranya:
Sekretaris Badan Kesbangpol OKU Timur, Bpk. AY Hartawan, SE, Ak, ST, MM
Perwakilan Kapolsek Belitang I, Aiptu Aris Budi. S, S.H
Bhabinkamtibmas Desa Sidogede, Bripka Bambang Sukriyadin, S.H
Perwakilan Kepala BNN OKU Timur, Ibu Citra, S.Psi (Kabag Penyuluhan)
Perwakilan Dinas Kesehatan OKU Timur, Ibu Umaidah, M.Kes
Pengasuh Ponpes Nurussalam, KH. Drs. Makinnudin
Ketua STIT Nurussalam Sidogede, Ustadz Meidar Badruszaman, MM
Mahasiswa-mahasiswi STIT Nurussalam
Siswa-siswi dari berbagai SMP dan SMA di Kabupaten OKU Timur
Sajian Materi Edukatif dan Religius
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, lantunan ayat suci Al-Qur’an, lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan doa bersama. Dilanjutkan sambutan dari pengasuh Ponpes dan ketua penyelenggara, serta Sekban Kesbangpol yang menggarisbawahi pentingnya peran aktif semua pihak dalam mewujudkan masyarakat yang bebas dari narkoba.
Sesi inti berupa pemberian materi oleh para narasumber menghadirkan perspektif holistik seputar bahaya narkoba:
Polsek Belitang I: Kenakalan Remaja — Mengupas awal mula penyimpangan perilaku hingga bisa terjerumus ke narkoba.
BNN OKU Timur: Bahaya Penyalahgunaan Narkoba — Menjelaskan efek hukum dan sosial dari penyalahgunaan narkotika.
Dinas Kesehatan OKU Timur: Dampak Narkoba bagi Kesehatan — Mengupas kerusakan fisik dan mental akibat zat adiktif.
Badan Kesbangpol OKU Timur: Peran Pemerintah dalam P4GN — Strategi dan kebijakan daerah dalam mendukung program nasional anti-narkoba.
Dosen STIT Nurussalam: Akidah Sebagai Benteng Remaja — Pendekatan spiritual untuk memperkuat iman generasi muda agar tidak tergoda bahaya narkotika.
Sesi ditutup dengan tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh peserta, menjadi bukti bahwa generasi muda kini semakin sadar dan peduli terhadap ancaman narkoba.
Situasi Aman, Generasi Berdaya
Kegiatan resmi ditutup pukul 12.30 WIB dengan situasi aman, tertib, dan penuh semangat. Para peserta — baik santri, pelajar, hingga mahasiswa — meninggalkan lokasi dengan bekal ilmu dan motivasi untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi penguat karakter dan iman generasi muda, sekaligus menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tapi tugas bersama,” tegas KH. Makinnudin dalam sambutannya.
Dengan sinergi yang kuat antar lembaga dan dukungan dari lembaga pendidikan keagamaan, Kabupaten OKU Timur menegaskan komitmennya untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba dan menyongsong masa depan yang sehat, cerdas, dan berakhlak.









