Patroli Dini Hari Belitang I Jaga Ketentraman Warga dari Knalpot Brong dan 3C
Fokus Pencegahan Kejahatan Jalanan, Tim Gabungan Berhasil Nol-kan Balap Liar
Kanit Reskrim Pimpin Apel Kesiapan di Tengah Ancaman Gangguan Kamtibmas Malam Akhir Pekan
BELITANG, OKU TIMUR – Aksi pre-emtif dan preventif menjadi kunci dalam menjaga keamanan malam akhir pekan di wilayah hukum Polsek Belitang I. Pada Minggu dini hari, 23 November 2025, pukul 00.15 WIB, kepolisian setempat menggelar Operasi Patroli Kewilayahan yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menindak tegas potensi Balap Liar (BALI), penggunaan knalpot brong yang mengganggu, serta kejahatan jalanan atau 3C (Curas, Curat, Curanmor).
Patroli gabungan ini dipimpin langsung oleh IPDA Krisna Sandi, Kanit Reskrim Polsek Belitang I, yang menggarisbawahi pentingnya Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) bagi seluruh masyarakat.
Menyasar Biang Kerok Gangguan Kamtibmas
Kegiatan patroli ini merupakan respons terhadap keluhan masyarakat terkait maraknya aksi balap liar dan kebisingan berlebihan akibat penggunaan knalpot brong yang mengganggu istirahat warga. Patroli ini menyasar dua lokasi hotspot utama yang sering dijadikan tempat berkumpul dan balapan, yaitu:
Jalan Raya Belitang BK 8 Desa Sumbersuko
Jalan Raya Belitang BK 9 Desa Mojosari, Kec. Belitang
Tim patroli yang terdiri dari personel gabungan (Reskrim, Intel, Samapta, Propam, Opsnal, dan SPK) Polsek Belitang I bergerak cepat untuk menduduki lokasi tersebut. Strategi yang diterapkan adalah standby di titik-titik vital, menghalangi potensi berkumpulnya massa balap liar sejak awal.
Hasil Nyata dari Upaya Pencegahan
Upaya pencegahan yang dilakukan secara konsisten membuahkan hasil optimal. Hingga patroli berakhir pada pukul 02.30 WIB:
Tidak ditemukan adanya kendaraan R2 maupun R4 yang terlibat dalam aksi balap liar (Nihil).
Tidak terjadi aksi kriminalitas 3C di sepanjang rute patroli.
Petugas berhasil menciptakan keamanan dan ketertiban dengan memberikan imbauan tegas kepada sekelompok remaja yang ditemui agar tidak melakukan kegiatan balap liar dan segera membubarkan diri.
Kehadiran personel berseragam ini berhasil memberikan deterrent effect (efek jera) langsung di lapangan.
Dalam catatan penutup operasi, ditegaskan bahwa ancaman balap liar dan kejahatan jalanan tetap tinggi pada malam akhir pekan. Oleh karena itu, Polsek Belitang I berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi patroli dan mengusulkan adanya razia gabungan dengan Polres OKU Timur. Penindakan yang berkelanjutan, baik terhadap pelaku balap liar maupun penonton, dianggap krusial untuk menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Belitang I. Situasi kegiatan Patroli KRYD malam itu ditutup dengan suasana yang lancar dan kondusif.









