OKU Timur Siaga Penuh!
Rakor Lintas Sektoral Gelar Kesiapan Operasi Lilin Musi 2025: Fokus Amankan Nataru dan Mitigasi Bencana
Martapura, 10 Desember 2025 — Polres OKU Timur bersama jajaran Forkopimda dan instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Lintas Sektoral) dalam rangka kesiapan Operasi Lilin Musi Tahun 2025. Rakor yang dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Timur, AKBP ADIK LISTIYONO, S.I.K., M.H., ini berfokus pada pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) serta antisipasi dini terhadap ancaman bencana alam seperti banjir dan longsor.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Adik Listiyono menekankan pentingnya menyamakan persepsi dan kerja sama antar sektor. “Kita harus memastikan kesiapan menjelang pelaksanaan Operasi Lilin Musi 2025 agar seluruh masyarakat yang ingin melaksanakan liburan Natal dan Tahun Baru bisa berjalan aman dan terkendali,” ujarnya. Isu krusial yang menjadi perhatian utama meliputi kesiapan operasi, kelangkaan BBM, dan mitigasi curah hujan tinggi yang berpotensi menyebabkan bencana alam.
Sinergi dan Strategi Pengamanan
Asisten III Bupati OKU Timur, SUTRISNO, S.E., mewakili Pemerintah Kabupaten, menyatakan dukungan penuh. “Kami siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan Operasi Lilin Tahun 2025,” tegasnya, sembari meminta Dinas terkait agar mempersiapkan sarana prasarana dan logistik dengan baik.
Lalu Lintas dan Kerawanan: Kasat Lantas menyoroti potensi kemacetan di wilayah Belitang (Jalan Gumawang) dan perlunya rekayasa lalu lintas. Perbaikan jalan rusak, terutama di Lintas Sumatera, serta penambahan rambu dan marka jalan juga menjadi atensi serius.
Keamanan dan Ketertiban: Kasat Intelkam menekankan perlunya deteksi dini terhadap segala bentuk potensi ancaman (PG, AG, GN) serta antisipasi tindak pidana 3C (Curas, Curat, Curanmor) dan pembegalan selama periode mudik Nataru.
Pelaksanaan Operasi: Operasi Lilin Musi 2025 akan berlangsung selama 12 hari, mulai 22 Desember 2025 hingga 02 Januari 2026. Polres OKU Timur akan menyiapkan 4 Pos Kepolisian (2 Pos Pengamanan dan 2 Pos Pelayanan) yang melibatkan unsur TNI, Sat Pol PP, Dishub, Dinkes, Senkom, dan BPBD.
Kesiapan Bencana dan Layanan Masyarakat
Koordinasi juga mencakup kesiapan teknis dari instansi pendukung:
Mitigasi Bencana: Perwakilan Dandim 0403 OKU siap mengirimkan personel TNI. Sementara itu, Irigasi Bendungan Perjaya telah memiliki Satgas Banjir dan akan memonitor serta mengatur debit air untuk mencegah banjir di wilayah Belitang dan Komering. BPBD dan Dinsos (Tagana) juga menyatakan kesiapan penuh dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana alam.
Kesehatan dan Keselamatan: Dinas Kesehatan (Dinkes) siap mendukung dengan tenaga medis, ambulans, dan menyediakan 24 Puskesmas sebagai rest area dan layanan cek kesehatan gratis. Jasaraharja akan terus berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas untuk memonitor kejadian kecelakaan.
Infrastruktur dan Logistik: Dinas PUTR berjanji akan membantu perbaikan jalan rusak. Disperindag akan mengontrol stok bapokting (bahan pokok penting) dan terus mengadakan rapat pengendalian inflasi.
Rapat menghasilkan rekomendasi penting, termasuk pembentukan Satgas khusus mitigasi bencana dan pembuatan Grup WhatsApp antar instansi untuk fast response dalam penanganan bencana alam. Dengan sinergi lintas sektoral ini, OKU Timur berkomitmen untuk mewujudkan situasi yang aman, kondusif, dan sejahtera selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.









