Antrean Tertib 1.826 KK di Belitang: BLT Kesra Tiga Bulan
Cair di Kantor Pos Bedilan
Komitmen Pemda dan Aparat: Dana Rp900 Ribu Disalurkan Lancar di Tengah Pengawasan Ketat
Memperkuat Daya Beli Masyarakat OKU Timur Menjelang Akhir Tahun 2025
OKU TIMUR – Sebuah pemandangan keramaian yang tertib menghiasi Kantor Pos Desa Bedilan, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu pagi, 23 November 2025. Sejak pukul 08.00 WIB, ribuan warga penerima manfaat telah berdatangan untuk menerima hak mereka: Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra periode triwulan terakhir tahun 2025.

Penyaluran yang mencakup alokasi Bulan Oktober, November, dan Desember ini menjadi angin segar bagi 1.826 Kepala Keluarga (KK) penerima. Masing-masing KK menerima dana sebesar Rp900.000,-, atau Rp300.000,- per bulan selama tiga bulan. Jumlah total dana yang didistribusikan ini menunjukkan skala besar dan signifikansi program pemerintah dalam membantu daya beli masyarakat menengah ke bawah.
Proses Administrasi Efisien dan Akuntabel
Keberhasilan penyaluran ini tidak lepas dari perencanaan matang dan kehadiran para pemangku kepentingan utama. Kehadiran perwakilan dinas terkait, seperti Seluruh Kasi Kesra dari Kecamatan BMR dan perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten OKU Timur, menjadi kunci akuntabilitas.
Di meja penyaluran, Pengurus Pos, Yensi Gustriana, bersama Pendamping PKH, Tariyati, memastikan proses administrasi berjalan cepat dan efisien. Penyaluran dana tunai dalam skala besar seringkali diwarnai tantangan birokrasi, namun di Bedilan, proses ini berjalan mulus, menunjukkan koordinasi yang baik antara Kantor Pos dan pemerintah daerah.
Keamanan Multilapis oleh Polsek Belitang I
Faktor kunci lain yang menjamin kelancaran adalah pengamanan yang berlapis dan siaga dari Polsek Belitang I. Tiga personel, yaitu BRIGADIR Endy Saputra, BRIGADIR Markus Erlangga, S.H., dan BRIPDA Yehezkiel Amri Christiano Simamora, bertugas mengawal mulai dari kedatangan uang, proses antrean warga, hingga pengawasan setelah dana diterima.
“Kami hadir untuk memastikan tidak ada satupun warga yang menjadi korban tindak kejahatan selama proses penarikan atau saat mereka membawa pulang uang bantuan ini,” ujar salah seorang anggota pengamanan. “Keterlibatan kami adalah jaminan bahwa bantuan ini sampai ke tangan yang berhak dengan aman.”
Aparat kepolisian bekerja secara humanis namun tegas, mengatur arus warga agar tidak terjadi penumpukan dan potensi gesekan, sehingga suasana antrean tetap tertib dan kondusif.
Dengan selesainya penyaluran dana sebesar Rp900.000,- untuk setiap dari 1.826 KK ini, diharapkan stimulus ekonomi ini dapat membantu perputaran uang di tingkat desa, sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi keluarga di OKU Timur menjelang pergantian tahun. Kegiatan penyaluran BLT Kesra ini berakhir dengan sukses, menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial.









