Aiptu Ahmadi Turun ke Sawah: Wujud Kepedulian Polsek Belitang I terhadap Ketahanan Pangan di Desa Sidorahayu
Sidorahayu, Jumat 27 Juni 2026
Dengan semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masa depan pangan negeri, Personil Polsek Belitang I, Aiptu Ahmadi, melaksanakan giat ketahanan pangan dengan menyambangi sawah milik warga binaannya di Desa Sidorahayu, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Jumat (27/6/2026).
Giat ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah, serta bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya para petani sebagai garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan lokal.
Polisi ke Sawah, Bukti Nyata Hadir untuk Rakyat
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Ahmadi tak sekadar hadir untuk menyapa, tetapi juga ikut menyusuri pematang sawah, berdialog langsung dengan para petani, dan memberikan motivasi agar tetap semangat dalam menghadapi tantangan pertanian modern.
“Kita datang bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga untuk memberi semangat. Petani itu pejuang pangan. Kami, sebagai bagian dari masyarakat, wajib mendukung,” ujar Aiptu Ahmadi dengan penuh empati.
Sambutan Hangat dari Para Petani
Kehadiran Aiptu Ahmadi di tengah-tengah para petani disambut penuh kehangatan. Mereka merasa dihargai, dilindungi, dan diperhatikan.
“Baru kali ini polisi datang langsung ke sawah, ngobrol dengan kami soal pertanian. Ini bukti kalau Polri sekarang memang dekat dengan rakyat,” ungkap Pak Tarmin, salah satu pemilik sawah yang dikunjungi.
Pesan Kapolsek: Polri Siap Jadi Mitra Petani
Kapolsek Belitang I, AKP Johan Syafri, S.E, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program berkelanjutan Polsek Belitang I untuk turut serta membangun ketahanan pangan dari desa.
“Kami ingin memastikan bahwa Polri bukan hanya menjaga Kamtibmas, tapi juga ikut berperan dalam mendukung ketahanan pangan dan kemajuan desa,” tegasnya.
Melalui langkah kecil namun penuh makna ini, Aiptu Ahmadi membuktikan bahwa sawah bukan hanya milik petani, tapi juga milik bangsa. Dan Polri, hadir sebagai sahabat dan penggerak, menyemai harapan bersama untuk Indonesia yang lebih berdaulat dalam pangan.









